Mama, kau terbuat dari apa?

28 05 2008

Mama, kau terbuat dari apa?

Ketika aku bercerita tentang perbuatan jahat seorang rekanan, engkau malah menyuruhku untuk mengampuni , tetap mengasihinya sebagai seorang teman dan tak sedikitpun boleh mengurangi perbuatan baikku kepadanya.





Gran Mersi

22 05 2008

Nenek tak pernah lupa mengucap terima kasih.

Pada tukang daging di ujung jalan yang menyiapkan daging segar setiap hari. Pada pak pos atas kiriman surat di senin pagi, pada madame Ziege untuk bunga segar di hari sabath. Bahkan kepadaku, hal hal kecil yang memang sudah sewajarnya aku lakukan untuk membantu nenek, iapun tak lupa mengucapkan terima kasih.

‘gran mersi, cantik’.

Aku ingat, papa pernah memarahiku sewaktu aku lupa mengucapkan terima kasih pada sopir taksi yang mengantarkan kami.

Aku pikir begitulah pekerjaan seorang sopir taksi. Mengantarkan penumpang dari satu tempat ke tempat lain. Bukankah ia dibayar karena itu? lalu untuk apa mengucapkan terima kasih?

Tapi papa bilang, ‘Thank you is to show ones gratitude, sweetie. Dan kamu wajib mengucapkannya kepada siapapun yang telah membantu kamu, tidak terkecuali. Seperti juga sopir taksi itu karena sudah mengantarkan kita dengan selamat, ia pantas mendapat ucapan terima kasih’.

Terima kasih menjadi kata pertama pembelajaranku. Setelahnya aku tahu bahwa ‘a word tell a thousand meanings’.

Termasuk kata maaf dan tolong.

gran mersi papa.

gran mersi nenek.